Dilihat 766
DESKRIPSI
Getaran pada peralatan mekanik merupakan fenomena alam. Fenomena tersebut menjadi menarik pada saat diketahui bahwa setiap komponen mekanik memiliki karakteristik yang unik, sehingga antara satu komponen dengan yang lain berbeda. Perkembangan kebutuhan yang menuntut kegiatan produksi tanpa henti membawa pada tuntutan keterdugaan kegiatan perawatan mesin. Kondisi mesin diharapkan selalu terpantau tanpa terjadinya gangguan pada proses produksinya, sehingga berkembang teknik pemantauan kondisi mesin dengan memanfaatkan keunikan sifat-sifat getaran setiap komponen mesin tersebut. Pelatihan ini akan menjelaskan sifat-sifat dasar pada peralatan mekanik sehingga memiliki karakteristik getaran yang unik. Penjelasan berbasis pada fenomena alam diharapkan dapat memberikan kemudahan dalam memahami rumusan matematika yang biasa muncul pada analisis enjinering.
PURPOSE
Setelah mengikuti training, peserta dapat melakukan pengaturan parameter vibration analyzer yang optimal, melakukan pengukuran vibrasi dengan benar, mampu menganalis data vibrasi dan mengetahui langkah-langkah yang tepat dalam melakukan pemecahan masalah vibrasi.
OUTLINE
- Getaran Dasar
- Sensor Getaran: Displacement Transducer, Velocity Transducer dan Accelerometer
- Vibration (Spectrum) Analyzer: FFT, Windowing, Coupling, Antialias Filter, Averaging, Measurement Unit, dll
- Time Waveform Analysis
- Frequency (Spectrum) Analysis
- Pentingnya History Mesin
- Resonansi Struktur
- Kalibrasi Sensor Vibrasi
- Jenis-jenis Tampilan Grafik: Power Spectrum, Linear Spectrum, Waterfall Diagram
- Pengukuran Vibrasi
- Pembuatan Anatomi Mesin
- Penentuan Titik dan Arah Pengukuran, Averaging, Window, Coupling
- Pemilihan Sensor: Displacement, Velocity, General Accelerometer, Low Frequency Accelerormeter, SPM Sensor
- Penentuan Frequency Resolution yang Tepat
- Pemasangan Sensor
- Teknik Pengambilan Data Vibrasi
- Vibration Severity Standard
- Good Technical Reporting
- Analisis Data Vibrasi
- Getaran Akibat Ketakseimbangan (Unbalance)
- Getaran Akibat Kekurangeratan Suaian (Insufficient Shrink Fit)
- Getaran Akibat Masalah Gabungan
- Getaran Akibat Ketaksesumbuan (Misalignment)
- Bearing Misalignment
- Getaran Akibat Kekendoran Mekanis (Mechanical Looseness)
- Getaran Akibat Eksentrisitas
- Getaran Akibat Kerusakan Antifriction-Bearing
- Getaran Akibat Sabuk
- Getaran Akibat Plain (Journal) Bearing
- Oil Whirl
- Getaran Akibat Resonansi
- Proses Balancing
- Proses Alignment
Form Pendaftaran
Silahkan isi FORMULIR PENDAFTARAN berikut dengan data yang benar agar Kami dapat konfirmasi ulang kembali via email, WA maupun telepon.