Dilihat 560
PENDAHULUAN
Dalam dunia industri manufaktur, keputusan pembiayaan yang tepat sangat penting untuk memastikan keberlanjutan dan pertumbuhan perusahaan. Sectoral Credit Analyst for Manufacture Sector adalah pelatihan yang dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam tentang bagaimana menganalisis sektor manufaktur dari sudut pandang kredit. Pelatihan ini akan membekali peserta dengan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk melakukan evaluasi risiko kredit, menilai kinerja keuangan perusahaan, dan memahami dinamika sektor manufaktur.
Peserta akan belajar bagaimana mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang mempengaruhi kredit di sektor manufaktur, menganalisis laporan keuangan, dan membuat rekomendasi yang informatif untuk keputusan pembiayaan. Dengan pelatihan ini, diharapkan peserta dapat meningkatkan kemampuan analisis kredit mereka, yang pada gilirannya akan mendukung pengambilan keputusan kredit yang lebih baik di institusi mereka.
MATERI
1. Pendahuluan ke Sektor Manufaktur:
- Definisi dan Ruang Lingkup Sektor Manufaktur
- Pentingnya Sektor Manufaktur dalam Ekonomi
- Tren dan Tantangan Terkini dalam Sektor Manufaktur
- Tanggung Jawab Credit Analyst
- Hubungan antara Credit Analyst dan Tim Keuangan/Manajemen
- Proses Analisis Kredit untuk Perusahaan Manufaktur
- Prinsip-Prinsip Utama dalam Analisis Kredit
- Alat dan Teknik untuk Menilai Kelayakan Kredit
- Kriteria Penilaian Kredit
- Jenis-jenis Laporan Keuangan (Neraca, Laporan Laba Rugi, Laporan Arus Kas)
- Cara Membaca dan Menganalisis Laporan Keuangan
- Rasio-Rasio Keuangan Utama untuk Sektor Manufaktur
- Teknik Menganalisis Kinerja Keuangan
- Evaluasi Profitabilitas, Likuiditas, dan Solvabilitas
- Identifikasi Risiko Kredit dalam Sektor Manufaktur
- Teknik Penilaian Risiko dan Mitigasi Risiko
- Penilaian dan Penentuan Limit Kredit
- Analisis Laporan Keuangan Perusahaan Manufaktur
- Diskusi dan Evaluasi Kasus Kredit Nyata
- Penyusunan Laporan Kredit dan Rekomendasi
Form Pendaftaran
Silahkan isi FORMULIR PENDAFTARAN berikut dengan data yang benar agar Kami dapat konfirmasi ulang kembali via email, WA maupun telepon.