
Dilihat 3160
DESKRIPSI
Topographic Surveying secara umum dikenal dengan sebutan pengukuran topografi. Pengukuran topografi dilakukan untuk menentukan tempat kedudukan baik secara horisontal maupun vertikal pada segala sesuatu yang terdapat pada permukaan areal tanah yang diukur. Dengan tujuan untuk mendapatkan data pengukuran mengenai letak (posisi), elevasi (ketinggian) dan konfigurasi dari areal tanah. Kemudian data tersebut dilukiskan pada suatu peta digital yang menggambarkan keadaan yang sebenarnya (peta topografi). Dalam hal ini, pengukuran topografi dapat juga dilakukan dalam penggalian dan penimbunan tanah. Penggalian dan penimbunan tanah merupakan salah satu bidang pekerjaan yang erat kaitannya dengan perhitungan volume. Perhitungan volume menjadi sangat penting dalam penggalian dan penimbunan tanah, karena berhubungan dengan volume tanah yang dibutuhkan untuk digali atau ditimbun berdasarkan rencana proyek yang akan dilaksanakan.
MATERI
1. Penjelasan Umum Survei dan Pemetaan
2. Konsep Dasar Topographic Surveying
3. Fungsi dan Tujuan Pengukuran Topografi
4. Pengukuran Topografi dalam Menggali atau Menimbun Tanah (Cut and Fill)
5. Perhitungan Volume dalam Menggali atau Menimbun Tanah
6. Menghitung Material Galian
7. Pengetahuan Alat Ukur dan Metodenya dalam Survey Topografi untuk Perhitungan Volume Cut and Fill
- Total Station (TS)
- GPS Metode RTK (Real Time Kinematik)
- GPS CORS (Continouosly Operating Reference Station)
- RTK NTRIP
- Data Kualitatif
- Data Kuantitatif
- Digital Computing System dengan Menggunakan Software
- Teknik Manual dengan Alat-alat Fungsional
- Teknik Digital (ARC View, ARC Info, AutoCAD Map, Map Info)
- Waterpass - Wild Heerbrugg
- Digital Level - Topcon DL-102C
- Total Station - Topcon GPT-7500
- GNSS Receiver - Hiper SR/GPS Geodetic – Topcon
Form Pendaftaran
Silahkan isi FORMULIR PENDAFTARAN berikut dengan data yang benar agar Kami dapat konfirmasi ulang kembali via email, WA maupun telepon.