Dilihat 818
TUJUAN & LEARNING INTENT
- Peserta mampu memahami sistem pengelolaan persampahan yang efektif dan program program persampahan
- Peserta mampu memahami konsep pengelolaan sampah berbasis 3 R (Reduce,Reuse,Recycle)
- Peserta mampu memahami karakteristik dan tehnik pengelolaan sampah
- Peserta mampu memahami konsep pengomposan dan kemampuan dasar dalam desain unit pengomposan
- Rencana Umum
- Rencana Penanganan Sampah
- Program & Kegiatan Pengembangan
- Kriteria & Standar Pelayanan
- Rencana Sumber Sampah
- Rencana Keterpaduan antara sarana & Prasarana
- Rencana Pengembangan
- Rencana Pembiayaan &Pola Investasi
- Rencana Pengembangan Kelembagaan
- Rencana Pengemangan Peraturan
- Rencana Pengembangan Peran Masyarakat
- Rencana Tahapan Pelaksanaan
- Berdasarkan sumber
- Berdasarkan Jenis
- Berdasarkan Bentuk
- Bahan-bahan yang dapat dikomposkan
- Proses Pengomposan
- Faktor yang mempengaruhi proses pengomposan
- Strategi mempercepat pengomposan
- Memanipulasi Kondisi dan Menambahkan Aktivator Pengomposan
- Peralatan yang dibutuhkandalam Pengomposan
- Tahap Pengomposan
- Kontrol Proses Produksi sampah
- Ciri-ciri Kompus yang bermutu
- Pengomposan dengan Teknologi Rendah Teknik ini dilakukan dengan cara yang sederhana, seperti windrow composting, kompos di tumpuk dalam barisan sejajar. Tumpukan bisa ditutup atau tidak ditutup, dan dibolak-balik secara berkala.
- Pengomposan dengan Teknologi Sedang Pada tumpukan bahan kompos ditambahkan pipa-pipa atau saluran aerasi. Blower mekanik atau mesin pemompa digunakan untuk meningkatkan aerasi tumpukan bahan kompos. Pembalikan juga dilakukan secara mekanis menggunakan mesin pembalik.
- Pengomposan dengan Teknologi Tinggi Pengomposan dilakukan dengan peralatan yang dibuat khusus untuk mempercepat pembuatan kompos. Terdapat panel-panel untuk mengatur kondisi. Teknik ini umumnya digunakan pada produksi kompos skala besar/industri.
- Primary Chamber : itu adalah ruang bakar utama dimana semua limbah atau sampah yang akan kita bakar dimasukkan ke dalam primary chmaber ini .
- Primary burner : Ini merupakan alat pembakar yang ada di dalam ruang bakar utama.
- Excess air supply : Api tidak akan bisa menyala jika tidak ada udaranya , makanya dengan bantuan excess air supply udara dikirimkan ke dalam ruang bakar.
- Auxiliary burner : ini berfungsi untuk pembakar pada ruangan yang kedua ( atas)
- Gas vortex : dalam ruangan ke 2 ( atas ) gas yang dihasilkan dari ruang pembakaran utama tadi di bikin berputar menyerupai cyclone .
Form Pendaftaran
Silahkan isi FORMULIR PENDAFTARAN berikut dengan data yang benar agar Kami dapat konfirmasi ulang kembali via email, WA maupun telepon.