
Dilihat 394
LATAR BELAKANG
Dalam dunia industri, perencanaan kerja yang efektif menjadi faktor kunci keberhasilan operasional. Salah satu aspek penting adalah penyusunan jadwal mingguan (Weekly Scheduling) yang mampu mengintegrasikan kebutuhan produksi, ketersediaan sumber daya, serta target perusahaan. Weekly Scheduling berfungsi sebagai jembatan antara Master Production Schedule (MPS) atau Maintenance Strategy dengan pelaksanaan harian di lapangan. Tanpa perencanaan mingguan yang matang, perusahaan dapat menghadapi berbagai masalah, seperti:
- Terjadi bottleneck pada lini produksi.
- Pekerjaan tertunda karena keterbatasan sumber daya (tenaga kerja, material, atau peralatan).
- Tidak tercapainya target output mingguan.
- Meningkatnya biaya operasional karena waktu tidak dimanfaatkan secara efisien.
- Definisi dan tujuan Weekly Scheduling.
- Hubungan antara Long-term Plan, Master Schedule, dan Daily Execution.
- Peran Weekly Scheduling dalam mendukung kinerja organisasi.
- Konsep capacity planning dan resource allocation.
- Identifikasi kebutuhan (man, machine, material, method).
- Prinsip prioritas dalam penjadwalan.
- Teknik workload balancing.
- Penggunaan tools penjadwalan (Excel, ERP, atau CMMS).
- Integrasi dengan maintenance planning (bila relevan).
- Studi kasus penyusunan jadwal mingguan.
- Penentuan prioritas pekerjaan.
- Simulasi kendala lapangan dan solusinya.
- Key Performance Indicators (KPI) dalam Weekly Scheduling.
- Metode tracking realisasi vs rencana.
- Strategi continuous improvement pada jadwal mingguan.
- Peserta membuat Weekly Schedule berdasarkan kasus nyata.
- Diskusi, evaluasi, dan pembelajaran dari studi kasus.
Form Pendaftaran
Silahkan isi FORMULIR PENDAFTARAN berikut dengan data yang benar agar Kami dapat konfirmasi ulang kembali via email, WA maupun telepon.