Dilihat 496
PENDAHULUAN
Data center adalah lingkungan kerja yang penuh dengan perangkat elektronik bertegangan tinggi dan beban kerja yang tinggi. Teknisi yang bekerja di dalamnya berisiko mengalami kejadian darurat medis, seperti henti jantung mendadak (Cardiac Arrest). Dalam kondisi ini, penggunaan alat kejut jantung atau Defibrillator sangat penting untuk menyelamatkan nyawa.
Automated External Defibrillator (AED) adalah perangkat yang dirancang untuk memberikan kejutan listrik ke jantung guna mengembalikan irama jantung yang normal. Penggunaannya yang cepat dan tepat dapat meningkatkan peluang korban untuk bertahan hidup. Oleh karena itu, pelatihan penggunaan AED sangat diperlukan bagi teknisi data center agar mereka siap bertindak dalam keadaan darurat.
MATERI
1. Pengenalan Defibrillator (AED)
- Pengertian dan fungsi AED
- Komponen utama AED
- Cara kerja AED dalam situasi darurat
- Perbedaan antara AED dan defibrillator manual
- Tanda-tanda henti jantung mendadak
- Langkah-langkah awal sebelum menggunakan AED
- Keamanan dalam menangani korban di lingkungan data center
- Memastikan keamanan lokasi dan korban
- Mengaktifkan AED dan mengikuti instruksi suara
- Pemasangan elektroda dengan benar
- Analisis irama jantung dan pemberian kejut listrik
- Langkah lanjutan setelah pemberian kejut
- Peran CPR dalam penyelamatan nyawa
- Kombinasi penggunaan AED dengan CPR
- Praktik melakukan kompresi dada yang efektif
- Pengecekan rutin perangkat AED
- Pemastian baterai dan elektroda dalam kondisi baik
- Prosedur pelaporan dan penggantian unit AED setelah digunakan
Form Pendaftaran
Silahkan isi FORMULIR PENDAFTARAN berikut dengan data yang benar agar Kami dapat konfirmasi ulang kembali via email, WA maupun telepon.