
Dilihat 566
DESKRIPSI
Pembangkit Thermal adalah suatu sistem pembangkitan yang beroperasi dengan mengubah Energi Kimia menjadi Energi Panas. Energi Kimia berupa bahan bakar yang diubah menjadi Energi Panas melaui proses pembakaran, kemudian dikonversikan menjadi Energi Mekanik untuk menggerakkan generator yang kemudian menghasilkan listrik. Dalam Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU), panas dikonversikan menjadi energi listrik (melalui energi mekanik).
Sumber panasnya bisa berasal dari batu bara, nuklir, gas, minyak, maupun panas bumi. Efisiensi suatu PLTGU biasanya sekitar 25 sampai 50%. Efisiensi thermal Pembangkit Tenaga Listrik adalah energi listrik yang dihasilkan dibagi jumlah bahan bakar yang dipergunakan.
TUJUAN
- Merencanakan dan mengevaluasi keandalan operasi serta faktor-faktor operasi
- Mengeluarkan rekomendasi untuk perbaikan agar faktor ketersediaan (EAF) dapat optimal
- Melakukan first line maintenance
- Melakukan optimasi dan efisensi kinerja operasi
- Merencanakan dan mengelola bahan bakar serta mengevaluasi ketersediaan bahan bakar sesuai kebutuhan
- Istilah Effisiensi dan Effisiensi Termal
- Korelasi Input
- Output dan Losses terhadap Efisiensi
- Siklus Rankine
- Kerugian Gas Asap Kering (Dry Flue Gas Loss)
- Kerugian Gas Asap Basah (Wet Flue Gas Loss)
- Kerugian Kandungan Panas Sensibel dalam Uap Air
- Kerugian Karbon Dalam Abu/Debu (Combustible In Ash)
- Kerugian Radiasi dan Panas Tak Terhitung (Radiation & Uncountable Heat)
- Kerugian pada Perapat (Labyrinth)
- Kerugian karena Derajat Kebasahan Uap
- Kerugian Energi Kinetic Bekas (Leaving Loss)
- Kerugian Throttling pada Beban Partial
- Kerugian Mekanik
Form Pendaftaran
Silahkan isi FORMULIR PENDAFTARAN berikut dengan data yang benar agar Kami dapat konfirmasi ulang kembali via email, WA maupun telepon.