Dilihat 478
PENDAHULUAN
Pajak tangguhan merupakan salah satu aspek penting dalam laporan keuangan yang mencerminkan perbedaan antara laba akuntansi dan laba fiskal. Pemahaman yang baik mengenai pajak tangguhan sangat penting agar penyajian laporan keuangan sesuai dengan standar akuntansi keuangan (PSAK 46). Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman komprehensif tentang konsep, pengakuan, pengukuran, penyajian, serta dampaknya terhadap laporan keuangan dan keputusan manajemen.
TUJUAN
- Memahami konsep dasar pajak kini dan pajak tangguhan.
- Membedakan perbedaan temporer dan perbedaan permanen dalam perpajakan.
- Menghitung dan mencatat Deferred Tax Asset (DTA) dan Deferred Tax Liability (DTL) sesuai PSAK 46.
- Menyajikan pajak tangguhan dalam laporan keuangan secara tepat.
- Melakukan rekonsiliasi fiskal dan analisis dampak pajak tangguhan terhadap kinerja perusahaan.
- Pengantar Pajak Penghasilan Badan
- Laba Akuntansi vs Laba Fiskal
- Jenis-jenis perbedaan: permanen dan temporer
- Pengertian dan dasar hukum pajak tangguhan
- Ruang lingkup PSAK 46: Pajak Penghasilan
- Kaitan antara laba fiskal dan laba komersial
- Dampak perbedaan temporer terhadap pajak tangguhan
- Kondisi pengakuan DTA (terdapat laba kena pajak di masa depan)
- Contoh perhitungan DTA dari rugi fiskal dan perbedaan temporer
- Pengungkapan dan pencatatan jurnal DTA
- Definisi dan contoh DTL
- Kondisi timbulnya DTL (beban akuntansi lebih kecil dari beban fiskal)
- Contoh perhitungan DTL dan pencatatannya
- Dampak DTL terhadap laporan posisi keuangan
- Penyajian DTA dan DTL di laporan posisi keuangan
- Rekonsiliasi beban pajak kini dan tangguhan
- Pengungkapan sesuai PSAK 46
- Analisis laporan keuangan dan interpretasi rasio pajak
Form Pendaftaran
Silahkan isi FORMULIR PENDAFTARAN berikut dengan data yang benar agar Kami dapat konfirmasi ulang kembali via email, WA maupun telepon.