
Dilihat 1022
PENDAHULUAN
Tak dapat dipungkiri lagi bahwa setiap proyek selalu memiliki resiko. Manajemen Risiko Proyek berfungsi meminimalisir hal yang tidak diinginkan dalam suatu penyelenggaraan proyek. Oleh karena itu, manajer proyek yang sukses akan menjadi pengelola risiko yang selektif. Ancaman harus diminimalkan dan peluang harus dimaksimalkan, tetap menjaga fokus yang jelas pada pencapaian tujuan. Dengan penerapan Manajemen Risiko proyek yang efektif, terstruktur dan optimal maka diharapkan dapat meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan dalam penyelenggaraan proyek perusahaan, sehingga goal perusahaan dapat tercapai sesuai dengan yang diharapkan dengan optimal.
TUJUAN
- Mampu mengenali risiko dalam proyek Anda, membedakan risiko dari penyebab dan efeknya, dan mengekspos ancaman maupun peluang.
- Mampu melakukan pendekatan proaktif untuk mengidentifikasi dan menilai eksposur risiko dan mengatasi ancaman maupun peluang.
- Mampu menerapkan teknik yang teruji untuk memprioritaskan risiko dan memungkinkan anda untuk menentukan daerah-daerah yang membutuhkan perhatian khusus.
- Mampu mengembangkan response strategy yang tepat untuk risiko yang telah diidentifikasikan.
- Mengetahui bagaimana memastikan manajemen yang efektif dari ketidakpastian dan memaksimalkan kemungkinan mencapai tujuan proyek.
- Mengenali psikologi risiko yang mengungkapkan sumber bias dan memungkinkan hal ini bisa dikenali atau dihadapi.
- Definisi Risiko
- Mengapa Menggunakan Risk Management Process
- Mendefinisikan Proyek
- Memfokuskan Proses Risiko
- Rencana Manajemen Risiko
- Definisi Identifikasi Risiko
- Input Identifikasi Risiko
- Tools dan Teknik Identifikasi Risiko
- Pemilik Risiko
- Strategi Respons Risiko
- Ulasan Risiko
- Tetap Memegang Kendali
- Sumber Bias
- Sikap Risiko (dengan latihan)
Form Pendaftaran
Silahkan isi FORMULIR PENDAFTARAN berikut dengan data yang benar agar Kami dapat konfirmasi ulang kembali via email, WA maupun telepon.