Dilihat 705
PENDAHULUAN
Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) adalah metode sistematis untuk mengidentifikasi dan menganalisis potensi kegagalan dalam proses atau produk serta dampaknya. FMEA membantu organisasi mengidentifikasi risiko, mencegah kegagalan, dan meningkatkan keandalan dan kualitas produk. Edisi ke-5 FMEA yang disusun bersama oleh AIAG (Automotive Industry Action Group) dan VDA (Verband der Automobilindustrie) menggabungkan praktik terbaik dari industri otomotif Amerika dan Jerman, memberikan pendekatan yang lebih komprehensif dan terstruktur dalam pelaksanaan FMEA.
Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang metode FMEA sesuai dengan AIAG & VDA edisi ke-5. Peserta akan belajar tentang prinsip-prinsip dasar FMEA, langkah-langkah pelaksanaan, dan penerapan praktis dalam konteks industri otomotif.
TUJUAN
- Memahami prinsip dan tujuan FMEA.
- Mengetahui perbedaan dan kesamaan antara FMEA AIAG & VDA edisi ke-5 dengan edisi sebelumnya.
- Mampu mengidentifikasi dan menganalisis potensi kegagalan dalam proses atau produk.
- Mengembangkan keterampilan dalam menerapkan FMEA untuk meningkatkan kualitas dan keandalan.
- Meningkatkan kesadaran akan pentingnya pencegahan kegagalan dalam lingkungan industri.
- Definisi dan sejarah FMEA
- Tujuan dan manfaat FMEA dalam industri otomotif
- Struktur dokumen dan terminologi penting dalam FMEA
- Prinsip kerja FMEA
- Jenis-jenis FMEA: Design FMEA (DFMEA) dan Process FMEA (PFMEA)
- Perbedaan dan kesamaan antara AIAG & VDA FMEA dengan pendekatan sebelumnya
- Langkah 1: Planning and Preparation (Perencanaan dan Persiapan)
- Langkah 2: Structure Analysis (Analisis Struktur)
- Langkah 3: Function Analysis (Analisis Fungsi)
- Langkah 4: Failure Analysis (Analisis Kegagalan)
- Langkah 5: Risk Analysis (Analisis Risiko)
- Langkah 6: Optimization (Optimasi)
- Langkah 7: Results Documentation (Dokumentasi Hasil)
- Menyusun Struktur Produk/Proses
- Mengidentifikasi fungsi dan tujuan
- Membangun relasi antara komponen dan fungsi
- Mengidentifikasi mode kegagalan potensial
- Menentukan efek dan penyebab kegagalan
- Menggunakan tabel Severity, Occurrence, dan Detection
- Menetapkan tindakan perbaikan dan pencegahan
- Melaksanakan dan memverifikasi tindakan perbaikan
- Mendokumentasikan hasil FMEA dan mengkomunikasikannya
- Studi Kasus
Form Pendaftaran
Silahkan isi FORMULIR PENDAFTARAN berikut dengan data yang benar agar Kami dapat konfirmasi ulang kembali via email, WA maupun telepon.