Dilihat 1855
Instructor by : Cecep Slamet Abadi
OVERVIEW
Resiko dari suatu proses pengoperasian pabrik antara lain kerusakan alat yang dapat berakibat lebih lanjut : trip, shut down, failure equipment dan lain-lain, sangat tidak diinginkan oleh manajemen, karena dapat mengurangi profit (loss of benefit, loss of production). Dampak lain adalah accident record yang tinggi yang menjadi cacatan negaif pihak regulator atau pemerintah.
Salah satu cara untuk mengurangi “resiko”, adalah operator dengan “benar dan fokus” melakukan inspeksi terhadap proses/operasi/alat/prosedure yang ditengarai memiliki “ranking” resiko yang tinggi, untuk kemudian dapat dilakukan mitigasi terhadap resiko itu (perawatan atau maintenance, penggantian spare part, over haul dan pengoperasian dengan benar).
Inspeksi yang tersusun dan terjadwal dengan baik dan benar akan dapat menekan resiko kegagalan proses dan kecelakaan kerja.
OUTLINE MATERI
- Skenario terjadinya event (shutdown operation, trip, equipment gagal, tangki pecah dan lain-lain)
- Identifikasi dari suatu event (shut down operasi, tumpahan bahan kimia dan lain-lain)
- Estimenasi frequensi terjadinya failure
- Assessment konsekuensi dari suatu gagal operasi
- Risk Evaluation dari accident event (shutdown, fire, tank failure)
- Risk ranking/criteria
- Tindakan inspeksi yang harus dilakukan operator
- Maintenance task
Form Pendaftaran
Silahkan isi FORMULIR PENDAFTARAN berikut dengan data yang benar agar Kami dapat konfirmasi ulang kembali via email, WA maupun telepon.