Dilihat 287
PENDAHULUAN
Di tengah dinamika bisnis yang terus berubah, peran manajer bukan lagi sekadar pengawas operasional, melainkan penggerak perubahan dan arsitek kapabilitas tim.
Program ini dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara kompetensi manajerial saat ini dengan tuntutan kepemimpinan strategis di level yang lebih tinggi. Investasi pada kompetensi kepemimpinan ini sangat krusial untuk memastikan keberlanjutan organisasi dan kesiapan suksesi di masa depan.
TUJUAN PELATIHAN
Program Pelatihan Leadership Acceleration Program ini memiliki dua sasaran utama:
- Meningkatkan Kompetensi Manajerial: Memperkuat kemampuan manajer dalam mengelola tim, kinerja, dan operasi harian secara lebih efektif dan berorientasi pada hasil (meningkatkan kompetensi di level saat ini).
- Menyiapkan Pemimpin Masa Depan: Membekali manajer dengan pola pikir dan soft skill tingkat eksekutif yang diperlukan untuk melangkah ke posisi kepemimpinan yang lebih tinggi (menyiapkan peserta untuk promosi).
- Memahami Visi Organisasi dan menerjemahkannya menjadi tujuan departemen yang terukur (Alignment).
- Analisis Lingkungan Bisnis (PESTLE & SWOT) untuk antisipasi risiko dan peluang.
- Pengambilan Keputusan berbasis data yang mendukung inisiatif strategis jangka panjang.
- Penerapan model Coaching situasional (misalnya, GROW Model) untuk mengatasi hambatan kinerja individu.
- Mengelola umpan balik yang konstruktif (Constructive Feedback) dan percakapan kinerja yang sulit (Difficult Conversation).
- Strategi pendelegasian yang efektif (Empowerment) untuk membangun rasa kepemilikan dan tanggung jawab tim.
- Memahami psikologi perubahan dan mengidentifikasi resistensi dalam tim.
- Penerapan model kepemimpinan perubahan (misalnya, Kotter's 8-Step Process) untuk mengawal inisiatif baru.
- Menciptakan budaya tim yang tangkas (Agile) dan adaptif terhadap ketidakpastian.
- Teknik negosiasi dan persuasi tingkat lanjut untuk mencapai kesepakatan antardepartemen.
- Pemetaan dan analisis pemangku kepentingan (Stakeholder Mapping) untuk prioritas komunikasi.
- Meningkatkan kemampuan kolaborasi horizontal (Cross-functional Collaboration) untuk memecahkan masalah kompleks organisasi.
- Pengembangan Executive Presence: Postur, cara bicara, dan gestur yang memancarkan otoritas dan kepercayaan diri.
- Keterampilan presentasi dan komunikasi yang ringkas, jelas, dan berdampak di hadapan eksekutif (Concise Communication).
- Mengelola tekanan dan membuat keputusan yang tegas (Decisive) di bawah kondisi ambiguitas.
Form Pendaftaran
Silahkan isi FORMULIR PENDAFTARAN berikut dengan data yang benar agar Kami dapat konfirmasi ulang kembali via email, WA maupun telepon.