Dilihat 610
PENDAHULUAN
Pembangunan suatu proyek konstruksi yang dikerjakan oleh kontraktor seringkali tidak sesuai dengan spesifikasi dan persyaratan lain yang tertuang pada dokumen kontrak. Kecenderungan adanya gejala di mana pencapaian mutu hasil pembangunan baik berupa gedung, konstruksi jalan dan jembatan, serta bangunan irigasi, tidak konsisten dengan perencanaan teknis, di mana terlihat dari hasil pembangunan yang ternyata rentan mengalami kerusakan dan usia ekonomisnya lebih pendek dari perkiraan rencana semula. Jika hal ini terjadi tentu yang dirugikan adalah pemilik modal / investor. Untuk meminimalkan terjadinya penyalahgunaan, maka peran seorang Quality Control (QC) dalam hal ini sangat diperlukan untuk melakukan inspeksi dan pengawasan, memonitor dan mengevaluasi pekerjaan yang dilakukan. Salah satu upaya untuk mencapai sasaran itu adalah dengan memberdayakan sumber daya manusia agar memiliki Quality Control of Civil Work yang memiliki kemampuan mengendalikan mutu proyek proyek yang ditanganinya
TUJUAN
- Peserta memahami pentingnya peran Quality Control (QC) dalam pekerjaan pembangunan proyek
- Meminimalkan terjadinya penyalahgunaan dan inkonsistensi dari proyek yang dikerjakan
- Peserta mampu melakukan perencanaan yang matang terkait fungsi pengawasan, inspeksi dan monitoring pekerjaan.
- Deskripsi dan Ruang Lingkup Pekerjaan Quality Control dalam Pekerjaan Konstruksi
- Manajemen Pengendalian Mutu dalam Pekerjaan Konstruksi
- Pengenalan Dasar-dasar Mekanik pada Suatu Proyek Konstruksi
- Element-elemen dalam Pekerjaan Konstruksi
- Konsep Cost/Schedule Control System Criteria
- Tinjauan Faktor K3 dalam Pekerjaan Konstruksi
- Quality Control Pekerjaan Tanah dan Pondasi
- Quality Control Pekerjaan Stuktur Bangunan dan Beton
- Quality Control Pekerjaan Baja
- Quality Control Pekerjaan Jalan
- Quality Control Pekerjaan Bangunan Air
Form Pendaftaran
Silahkan isi FORMULIR PENDAFTARAN berikut dengan data yang benar agar Kami dapat konfirmasi ulang kembali via email, WA maupun telepon.